Mahasiswa Informatika, Mau belajar Bahasa Pemrograman apa di tahun 2020

Mahasiswa Informatika adalah calon-calon praktisi bidang IT yang akan bersaing di Era Industri 4.0 dan seterusnya. Perkembangan teknologi yang begitu cepat, inovasi-inovasi produk teknologi juga berkembang begitu pesat dan penuh persaingan, adalah tantangan bagi mahasiswa informatika untuk selalu mengikuti perkembangannya. Mau atau tidak, suka atau tidak ketika sudah masuk informatika, maka akan dihadapkan dengan kenyataan itu. Kemudian apa yang bisa mahasiswa lakukan? tentu memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memantau perkembangan IT, mempelajari bidang ilmu informatika untuk bisa mengikuti dan bersaing di dunia IT.

Kurang lebih 10 tahun yang lalu atau tepatnya tahun 2009, Romi Satria Wahono, Seorang Peneliti dan Technopreneur  dalam bidang Software Engineering, Enterprise Architecture dan Data Mining pernah menulis tentang "WAJIBNYA SKILL CODING BAGI MAHASISWA COMPUTING". Ketika ada seorang mahasiswa yang bertanya tentang dia yang lemah dalam coding, dan kira-kira nanti kesulitan ga ya untuk mengerjakan tugas akhir?. Mahasiswa tersebut jurusan teknik informatika semester akhir dengan peminatan software engineering. Pak Romi mengawali dengan kalimat "Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, segera lakukan taubat dan perbanyak  istighfar Jurusan teknik informatika semester akhir, peminatan software engineering pula, ga bisa coding? Selama ini kemana aja om?", kemudian beliau menjelaskan tentang pentingnya skill coding bagi mahasiswa Teknik Informatika dengan pembahasan yang cukup panjang. Blognya Pak Romi Satria Wahono : https://romisatriawahono.net/2009/04/13/wajibnya-skill-coding-bagi-mahasiswa-computing

Menurut saya, sampai saat ini skill atau kemampuan coding ini tetap wajib dimiliki oleh mahasiswa Informatika khususnya bagi yang mengambil konsentrasi atau peminatan bidang pemrograman, jangan sampai dengan gelar Sarjana Komputer namun lemah di bidang pemrograman. 

Setidaknya ketika mahasiswa menyelesaikan tugas akhir/skripsi mahasiswa harus percaya diri dengan skill coding dalam membuat atau menciptakan aplikasi. Kemudian didukung dengan kemampuan menulis yang baik sehingga mahasiswa percaya diri ketika bimbingan tugas akhir maupun pada saat sidang.

Penting!
Jangan sampai mahasiswa informatika, pada saat penyelesaian tugas akhir hanya menjadi "KURIR" yang bertugas mengantar proposal/skripsi dari toko skripsi ke dosen pembimbing dan sebaliknya.
Ok, saya cukupkan sampai disini pembahasan tentang penyelesaian tugas akhir/skripsi mahasiswa. Sekarang kambali ke judul, Bahasa pemrograman apa yang sebaiknya dipelajari oleh mahasiswa informatika di tahun 2020 ini.

Setidaknya ada beberapa hal berikut yang bisa menjadi pertimbangan bagi mahasiswa untuk memilih bahasa pemrograman yang akan dipelajari.
  1. Rekomendasi Dosen
  2. Survey Popularitas Bahasa Pemrograman
  3. Survey Lowongan Kerja Bidang Pemrograman atau IT
Dari ketiga item di atas, saya akan bahas satu per satu secara singkat:

Rekomendasi Dosen

Dosen atau pengajar bidang pemrogaman biasanya sering merekomendasikan bahasa pemrograman yang sebaiknya dipelajari oleh mahasiswanya. Rekomendasi dari dosen itu tentu juga bisa dipertimbangkan apalagi ketika mahasiswa memang tau kalau si dosen sangat membidangi bidang pemrograman dan memiliki portofolio produk aplikasi atau sebuah sistem informasi yang benar-benar diimplementasikan dan berguna bagi masyarakat. Hasil penelitian dosen tentu juga menjadi hal yang dipertimbangkan, namun dalam hal ini portofolio produk aplikasi atau sistem menurut saya menjadi lebih penting. (jika ada pendapat lain bisa ditulis di kolom komentar).

Survey Popularitas Bahasa Pemrograman

Ada beberapa referensi hasil survey tentang popularitas bahasa pemrograman yang bisa menjadi acuan untuk menentukan bahasa pemrograman apa yang harus dipelajari diataranya:
  1. Tiobe  (https://www.tiobe.com/tiobe-index)
  2. PYPL (http://pypl.github.io/PYPL.html)
  3. Stack Overflow (https://insights.stackoverflow.com/survey/2019#technology)
Tiobe Index telah melakukan survey dan melakukan perhitungan mengenai seluruh halaman web yang berisi atau membahas tentang bahasa pemrograman tertentu. Kemudian membuat perankingan dari tahun ke tahun. Berdasarkan Tiobe Index, 10 besar bahasa pemrograman yang populer di tahun 2020 ini adalah Java, C, Python, C++, C#, Visual Basic .NET, JavaScript, PHP, Swift dan SQL.
10 Bahasa Pemrograman Populer 2020 Versi Tiobe Index
PYPL (PopularitY of Programming Language), berbeda dengan Tiobe Index PYPL melakukan survey dengan menghitung berapa banyak sebuah tutorial bahasa pemrograman tertentu dicari di internet. Hasilnya yang masuk dalam 10 Besar Bahasa Pemrograman Populer adalah Python, Java, Javascript, C#, PHP, C/C++, R, Objective-C, Swift dan Matlab.
10 Bahasa Pemrograman Populer 2020 Versi PYPL (PopularitY of Programming Language)

Stack Overflow, situs ini sangat populer di kalangan programmer. Setiap tahunnya stack overflow juga menampilkan survey tentang popularitas bahasa pemrograman. Hasil dari stack overflow menampilkan urutan popularitas bahasa pemrograman seperti gambar di bawah ini.

10 Bahasa Pemrograman Populer 2020 Versi Stackoverflow.

Survey Lowongan Kerja Bidang Pemrograman atau IT

Situs/Web lowongan kerja sangat banyak, carilah beberapa situs lowongan kerja dan cobalah untuk mencari lowongan dengan kata kunci "programmer". Perhatikan skill bahasa pemrograman apa yang sering muncul. Yang banyak muncul berarti banyak dibutuhkan, sehingga bisa dipertimbangkan untuk segera dipelajari di 2020 ini.

Bagi yang pengen tau lebih detail tentang masing-masing bahasa pemrograman di atas, silahkan mencari informasinya di google saja ya, sangat banyak kok referensinya.

Jika ada pertanyaan, silahkan mengisi kolom komentar di bawah postingan ini. Mohon maaf jika terdapat banyak kekurangan.

2 Komentar untuk "Mahasiswa Informatika, Mau belajar Bahasa Pemrograman apa di tahun 2020"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel