Rabu, 25 Juli 2018

Sasaran dan Tantangan Jaringan Multimedia


Sebelum mempelajari materi ini, silahkan pelajari duu materi berikut :
  1. Definisi Jaringan Multimedia
  2. Ruang Lingkup Jaringan Multimedia
Sasaran:
Jaringan komputer dirancang untuk menghubungkan komputer di lokasi yang berbeda sehingga mereka dapat berbagi data dan berkomunikasi. Dulu, sebagian besar data yang dibawa pada jaringan adalah data tekstual. Saat ini, dengan munculnya teknologi multimedia dan jaringan, multimedia telah menjadi fitur yang sangat diperlukan di Internet. Animasi, suara dan video klip menjadi lebih populer di Internet. Produk jaringan multimedia seperti telepon Internet, TV Internet, konferensi video telah hadir di pasaran. 
Ke depan, orang akan menikmati produk multimedia lainnya dalam pembelajaran jarak jauh, simulasi terdistribusi, pembagian kelompok kerja dan area lainnya.
Bagi para networker, jaringan multimedia adalah membangun infrastruktur perangkat keras dan perangkat lunak dan alat aplikasi untuk mendukung transportasi multimedia di jaringan sehingga pengguna dapat berkomunikasi dalam multimedia. Jaringan multimedia akan meningkatkan penggunaan komputer sebagai alat komunikasi. Suatu jaringan multimedia akan menggantikan telepon, televisi dan penemuan lainnya yang telah mengubah hidup kita secara dramatis.

Tantangan:
Pertama, dibandingkan dengan aplikasi tekstual tradisional, aplikasi multimedia biasanya membutuhkan bandwidth yang jauh lebih tinggi.
Kedua, sebagian besar aplikasi multimedia membutuhkan lalu lintas real-time. Data audio dan video harus diputar ulang terus menerus pada tingkat sampelnya.
Ketiga, arus data multimedia sangat besar. Sehingga hanya dengan meningkatkan bandwidth saja tidak akan memecahkan masalah.

Beberapa masalah yang harus diecahkan:
Pertama, multimedia berarti data yang sangat komplek dan lalu lintasnya sangat padat. Sehingga harus menyediakan bandwidth yang cukup.
Kedua, aplikasi multimedia biasanya berhubungan dengan multicast, yaitu, aliran data yang sama, tidak banyak salinan, dikirim ke banyak receiver. Misalnya, dalam konferensi video, data video perlu dikirim ke semua peserta secara bersamaan. Video langsung bisa dikirim ke ribuan penerima. Protokol yang dirancang untuk aplikasi multimedia harus mempertimbangkan multicast untuk mengurangi lalu lintas.
Ketiga, label harga yang dilampirkan sumber daya jaringan bersama adalah ketersediaan yang tidak dapat diprediksi. Tapi aplikasi real-time membutuhkan bandwidth yang terjamin saat transmisi berlangsung. Jadi harus ada beberapa mekanisme untuk aplikasi real-time untuk memesan sumber daya di sepanjang jalur transmisi.
Keempat, Internet adalah jaringan datagram packet-switching dimana paket-paket dikirimkan secara terpisah ke jaringan bersama. Teknologi saat ini tidak dapat menjamin bahwa data real-time akan mencapai tujuan tanpa campur aduk dan tersendat. Beberapa protokol transportasi baru harus digunakan untuk menangani masalah waktu sehingga data audio dan video dapat diputar ulang secara terus menerus dengan timing dan sinkronisasi yang benar.
Kelima, harus ada beberapa operasi standar untuk aplikasi untuk mengelola pengiriman dan menyajikan data multimedia.

Solusi:
Internet membawa semua jenis lalu lintas, masing-masing tipe memiliki karakteristik dan persyaratan yang berbeda. Misalnya, aplikasi transfer file mensyaratkan bahwa beberapa jumlah data ditransfer dalam jumlah waktu yang dapat diterima, sementara telepon Internet mengharuskan sebagian besar paket masuk ke penerima dalam waktu kurang dari 0,3 detik. Jika cukup bandwidth tersedia, layanan best-effort memenuhi semua persyaratan ini. Bila sumber daya langka, bagaimanapun, lalu lintas real-time akan mengalami kemacetan.
Solusi untuk Multimedia Over IP adalah mengklasifikasikan semua lalu lintas, mengalokasikan prioritas untuk berbagai aplikasi dan melakukan reservasi. Layanan real-time akan memungkinkan jaringan IP menyediakan kualitas layanan untuk aplikasi multimedia. Resource ReServation Protocol (RSVP), bersamaan dengan Real-time Transport Protocol (RTP), Real-Time Control Protokol (RTCP), Protokol Real-Time Streaming Protocol (RTSP), memberikan landasan kerja untuk layanan real-time. Layanan Terpadu memungkinkan aplikasi untuk mengkonfigurasi dan mengelola infrastruktur tunggal untuk aplikasi multimedia dan aplikasi tradisional.

Seorang yang biasa saja, berprofesi sebagai pengajar dan Praktisi IT Bidang Networking dan Software Development.


EmoticonEmoticon