Memilih Topik Penelitian Skripsi, Mau Tidak Mau Harus Dihadapi Mahasiswa

Apa judul skripsi yang yang cocok untuk anda? Anda sudah browsing dengan berbagai kata kunci untuk merayu Google supaya dapat memahami perasaan anda? Sudah dapat judul skripsi yang tepat? Atau sudah dapat topik penelitian skripsi yang pas untuk diangkat menjadi skripsi yang akan membawa anda menjadi sarjana?

Mengembangkan topik penelitian adalah merupakan hal yang sangat penting. Maka dari itu, kemampuan untuk mengembangkan topik penelitian yang baik tentu merupakan keterampilan yang sangat penting. Dosen anda bisa saja memberikan topik penelitian skripsi yang spesifik, namun lebih sering dosen anda akan menyarankan kepada anda untuk memilih topik penelitian yang anda minati.

Memilih Topik Penelitian Skripsi

Menurut Tuckman (1999), ada dua belas isu yang perlu dipertimbangkan ketika kita memilih topik riset yaitu (1) berapa banyak pilihan yang kita miliki, (2) motivasi, (3) regulasi dan harapan, (4) subjek atau bidang studi kita, (5) contoh-contoh dari proyek riset sebelumnya, (6) ukuran topik, (7) waktu yang tersedia, (8) biaya riset, (9) sumber daya yang tersedia, (10) kebutuhan akan dukungan, (11) akses ke dalam isu-isu, dan (12) metode untuk melakukan riset.

Lalu bagaimana jika kita tidak dapat memikirkan sebuah topik penelitian. Hal inilah yang menjadi masalah umum dan berkaitan dengan keyakinan atau kekurangyakinan kita untuk melakukan penelitian (mengerjakan skripsi). Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa cara untuk memikirkan sebuah topik penelitian. Menurut Bell (2006) ada 8 cara untuk memikirkan topik penelitian atau riset diantaranya (1) bertanya kepada penyelia, manajer, teman, kolega, pelanggan, klien atau orang tua mahasiswa, (2) melihat hasil kerja riset sebelumnya, (3) mengembangkan beberapa riset kita sebelumnya atau praktik-praktik dalam kerja kita, (4) menghubungkannya dengan minat kita yang lain, (5) memikirkan sebuah judul, (6) memulai dari sebuah kutipan yang menarik perhatian kita, (7) mengikuti firasat, dan (8) membuat sebuah gambar atau diagram.

Sebenarnya masalah itu selalu ada dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, bisnis, politik, agama, dan sebagainya, hanya saja tidak semua orang peka dengan masalah-masalah yang ada tersebut. Kepekaan seseorang akan masalah-masalah, mempelajari masalah atau merumuskan sebuah masalah tergantung dengan kemampuan dan juga minat seseorang dalam bidang tersebut. Sebagai mahasiswa yang akan melakukan penelitian, belajarlah untuk mulai peka terhadap masalah-masalah yang terjadi di sekitar anda, temukan masalah, pelajari masalah, rumuskan masalah dan cari kemungkinan-kemungkinan solusi sesuai bidang dan minat anda.

Ketika anda ingin memilih dan menentukan sebuah topik penelitian skripsi, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan, yaitu:
  • Bertukar pikiran untuk mendapatkan ide
  • Pilih topik yang memungkinkan anda dapat membaca dan memahami literaturnya
  • Pastikan bahwa topik tersebut dapat dikembangkan dan materi atau bahan-bahannya tersedia
  • Buat daftar kata kunci
  • Fleksibel
  • Tentukan topik anda sebagai pertanyaan penelitian yang terfokus
  • Riset dan baca lebih lanjut tentang topik anda
  • Rumuskan masalah
Sadarilah bahwa memilih topik penelitian skripsi yang baik mungkin tidak mudah. Topik penelitian harus spesifik dan fokus agar menarik, namun membutuhkan cukup banyak referensi yang memadai. Sebelum memilih topik penelitian anda, pastikan anda tahu betul dengan topik yang anda pilih, dan aturan-aturan dalam penelitian skripsi atau tugas akhir anda. Setiap kampus atau lembaga pendidikan kemungkinan akan format atau gaya proyek penelitian skripsi atau tugas akhir yang berbeda.

Selain itu anda juga penting membaca ini:

Atau menonton ini untuk cara mengetik skripsi yang baik:

Belum ada Komentar untuk "Memilih Topik Penelitian Skripsi, Mau Tidak Mau Harus Dihadapi Mahasiswa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel